Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Rabu, 21 Agustus 2013

Cinta Lokasi di tempat kerja, berikut tanda-tandanya


       
Sebagian besar waktu kita dihabiskan ditempat kerja, berinteraksi, bertemu tak dipungkiri benih-benih cinta pun tumbuh. Namun apakah benar rekan kerja jatuh cinta kepada Anda. Orang Jawa Bilang Witing Tresno Jalaran Saka Kulina, atau bila diartikan cinta tumbuh karena terbiasa memang ada benarnya. Interaksi dengan rekan kerja lama kelamaan juga bisa menimbulkan cinta. Berikut 5 Tanda-tandanya.

1. Tatapan Mata
Matanya akan sering tertuju pada Anda. Dia dapat menahan itu sedikit lebih lama dari biasanya. Kontak mata sangat penting dalam sebuah hubungan profesional. Tetapi akan ada perbedaan setiap kali ia memandang Anda. Jika dia pemalu, ia mungkin akan diam-diam memandangi Anda dari jauh.
2. Berusaha Dekat 
Bahkan setelah Anda sudah menjelaskan sesuatu terkait pekerjaan kepadanya, ia akan pastikan untuk berada di meja Anda dan berbicara dengan Anda secara langsung pada topik yang sama lagi.
Ini tampaknya akan terjadi tidak sesekali saja, tetapi sering. Ketika ia tidak dapat menemukan topik pembicaraan apapun, ia akan mencoba mencari pembahasan yang mungkin terkesan tidak penting. Jangan heran jika Anda akan sering bertemu dengannya di setiap tempat-tempat yang Anda sering kunjungi.
3. Bicara Soal Pribadi 
Tanda lainnya adalah dia akan menggali ke dalam kehidupan pribadi Anda. Dia akan bertanya tentang pasangan atau pacar. Jika Anda berada dalam hubungan mungkin dia akan pelan-pelan mundur. Tetapi jika Anda tidak terlibat hubungan dengan siapapun, maka dia akan siap untuk mencari cara bisa lebih dekat dengan Anda.
4. Sikap Berbeda
Pernah melihat seorang rekan tertentu yang tiba-tiba bersikap berbeda dengan Anda? Tiba-tiba dia berubah menjadi orang yang suka mengobrol, padahal sebelumnya dia terkenal pendiam. Ini adalah tanda-tanda orang yang sedang pendekatan dan ingin terlihat berbeda di hadapan Anda.
5. Memberi Pertolongan 
Jika Anda sedang terkena masalah, dia akan datang untuk menolong. Jika Anda ada masalah dengan pekerjaan, maka dia akan datang untuk menolong, bahkan menggantikan untuk mengerjakan pekerjaan Anda. Dia juga akan dengan sukarela memberikan kopi atau makanan saat Anda sibuk dengan pekerjaan. Tentu Anda akan merasakan senang jika diperlakukan demikian bukan?

Nah, adakah anda temui tanda-tanda diatas di teman kerja anda ?? hehehe..

Senin, 19 Agustus 2013

Wahai Lelaki..


Tugasmu adalah memuliakan perempuan. Ibumu, istrimu, dan anak-anak perempuanmu. Di pundakmu mereka bertumpu. Maka seharusnya kau malu jika tanganmu masih berpangku dan hatimu tidak tergerak untuk membuat mereka mulia. Wahai Pria, Tugasmu adalah memuliakan perempuan. Ibumu tiga kali lebih berhak engkau hormati dari ayahmu. Bahkan jika engkau sudah menggendongnya keliling dunia niscaya tidak akan terbalas kemuliaan ibu padamu. Istrimu adalah indikator kebaikanmu. Kemuliaannya melalui tanganmu adalah pemberat amalmu di akhirat kelak. Anak-anak perempuanmu adalah cermin dirimu. Kesenangan mereka akibat perbuatanmu adalah perisaimu dari api neraka. Wahai Pria, Tugasmu adalah memuliakan perempuan. Memuliakan, menjadikan mereka mulia, di dunia dan di sisi-Nya.

Maka janganlah sekali-kali berhitung ketika menafkahi Ibumu. Apakah Ibumu pernah menagihmu atas air susu yang menjadikanmu siapa dirimu sekarang? Jangan pula merasa berat saat mencukupi kebutuhan istrimu. Bukankah seharusnya kehormatanmu bisa memenuhinya? Pun merasa sempit saat memberikan kesenangan dunia pada anak-anak perempuanmu. Perisai api neraka tidak sebanding dengan apapun di dunia. Wahai Pria, Tugasmu adalah memuliakan perempuan. Mulia, bukan saja di dunia tapi juga membuat mereka mulia di hadapan-Nya. Jangan berharap mereka mendirikan perintah-Nya sedangkan dirimu sendiri lalai terhadap-Nya. Jangan berpikir mereka akan menaatimu jika dirimu mungkin tidak pantas untuk ditaati. Jangan pula berharap iringan do'a dan ridho mereka jika mereka terlewat dari do'a-do'amu.

          Wahai Pria, Tugasmu adalah memuliakan perempuan. Namun, sungguh, merekalah yang menjadi sebab kejayaanmu sebagaimana mereka pula mungkin menjadi sebab bagi kehinaanmu. Maka bangunan megah di dunia saja tidak cukup bagi mereka untuk menjadi mulia ajarkanlah mereka membangun istana di surga-Nya. Hilangkanlah rasa sempitmu; niscaya Allah akan mencukupkanmu untuk mencukupi mereka. Berlemah lembutlah pada mereka niscaya Allah pun akan melembutkan mereka untuk berlemah lembut padamu. Berbahagialah, Wahai Pria, Jika demikian berat amanahmu di muka bumi maka Allah pasti telah mempersiapkan tempat yang mulia untuk dirimu yang telah membuat perempuan mulia di sisi-Nya